Kecoak Elektronik Indonesia

February 14, 2008

How to boost router’s WiFi Signal ?

Filed under: Tips 'n Trick — Sp1d3r-73 @ 8:38 pm

Keep Your Router Centred

Many people tend to place their Wi-Fi router near an outside wall in one corner of their house or apartment. This however usually results in a stronger signal on one side of the house and a weaker one on the other. To prevent this, place your router in middle of your home so that the signal is used efficiently. More importantly, make sure you don’t place the router on the floor, or too close to a wall or metal object (such as a filling cabinet), as these will cause interference and weaken the signal.

Eliminate Wireless Interference

If you use cordless phones, wireless keyboards or walkie talkies in your home, your desktop PC or notebook might not be able to clearly ‘hear’ your WiFi router over the noise from the other gadgets. To effectively eliminate this disturbance, avoid wireless electronic devices that use the 2.4GHz frequency, as this is the same frequency used by many routers on the market. Instead, opt for cordless phones or devices that use the 900MHz or 5.8GHz frequencies.

Replace The Antenna

The antenna included with your router is designed to send signals to all areas around the router. Therefore, if you place your router next to an outside wall, half of the signal will be sent outside your house (and could possibly be used by freeloading neighbours). Although the majority of routers on the market don’t let you increase their signal strength, you can make the most of the signal strength you have by purchasing a hi-gain antenna that sends signals in only one direction. You can the turn this antenna to face inside of your house.

Transform A Standard Antenna

If you dont have cash to spare, you can double your router’s signal strength by pointing your web browse at this site. This detailed video show you how to create an extender antenna using your router’s standard antenna, some copper wire, a straw, a wood screw and some very basic soldering skills. The whole process will take you around 10 minutes. The standard warning about potentially damaging your router applies, so if you’re unsure about your soldering skills, stick to the three top tips above.

February 11, 2008

DNS, the betrayer!

Filed under: Code Exploration, Research, Tips 'n Trick — Cyberheb @ 12:24 am

Lucu juga jika melihat tulisan fazed di blog GNUCITIZEN berikut ini, memainkan informasi DNS untuk menguasai WIFI connection (yeah…yeah…wifi-ownage, wahoooo?!). Jadi teringat dengan blog ini yang membicarakan mengenai tehnik pengubahan informasi DNS pada modem speedy dapat digunakan untuk mendapatkan informasi rahasia dari seluruh koneksi yang melewati modem speedy tersebut.

Jika melihat referrer pada blog tersebut, saya suka tersenyum sendiri karena ternyata banyak yang mencari tahu informasi untuk ‘hacking modem speedy’. Namun yang membuat kecewa karena umumnya pertanyaan yang diajukan dengan harapan dapat memanfaatkan modem speedy tersebut untuk koneksi internet gratisan. C’mon, jika diperhatikan lebih lanjut lagi, hacking modem speedy tersebut bukan ditujukan untuk mendapatkan koneksi internet gratis, tapi yang lebih jauh lagi…mendapatkan berbagai macam informasi penting dari koneksi-koneksi pengguna modem speedy tersebut, seperti informasi login pada situs per-bankan, ebay, amazon, dll.

(more…)

February 3, 2008

Linux on PDA / Smartphone

Filed under: Tips 'n Trick — staff @ 9:45 am

Beberapa waktu yang lalu, saya tertarik dengan implementasi Linux pada PDA. Setelah mencari beberapa resource di Internet, sampailah pada project openmoko yang mengembangkan Linux untuk diimplementasikan pada perangkat PDA dan smartphone. Sebenarnya cukup banyak, dan umumnya spesifik terhadap jenis hardware yang digunakan. Dalam hal ini saya menggunakan XDA Exec (02) yang kode produksinya lebih dikenal dengan sebutan HTC Universal. Mungkin untuk keluaran di wilayah indonesia dikenal dengan sebutan DOPOD. Spesifikasi perangkat ini dapat dilihat disini.

Berdasarkan jenis hardware yang saya gunakan, ternyata distribusi openmoko yang sepertinya paling mendekati untuk diimplementasikan pada HTC Universal. Dari situs resminya, ada 2 metode implementasi openmoko pada HTC Universal. Yang pertama adalah cara modern dimana installer sudah berbentuk .cab dan dapat langsung di run melalui WinCE, yang kedua adalah menggunakan cara lama dengan memanfaatkan MMC. MMC di partisi menjadi 2, partisi pertama bertipe vfat (agar dapat di run melalui WinCE) dan partisi kedua bertipe ext3 untuk meletakan image linux. Pada partisi vfat diletakan program boot loader yang dapat me-load image linux tersebut. Untuk metode lama dapat dilihat step-by-step nya di sini.

(more…)

January 20, 2008

Bypass Proxy / Proxy Tunnel-ing dengan TOR

Filed under: Tips 'n Trick — Cyberheb @ 1:36 am

Hufh, basi…tapi banyak juga yang belum tau. Singkatnya, design network di kantor atau sekolah atau institusi atau apapun umumnya memanfaatkan proxy untuk filtering penggunaan internet. Banyak yang tidak bisa IRC, tidak bisa YM, tidak bisa buka Friendster, tidak bisa buka situs porno (WTF??!don’t do this @work ;)), download dibatasi, de-el-el. Pertanyaan seputar bypass proxy dan tunneling sudah menjamur di internet, sampe muntah lihatnya jika ada yang masih bertanya “bagaimana caranya” tanpa membaca terlebih dahulu, kecuali pertanyaannya “saya coba bypass proxy pake webproxy tapi kok masih gagal ya, webproxy yang digunakan http://www.apa-aja.com/proxy”, masih mood lah untuk menjawabnya.

Hell, kebanyakan curhat :P. Ini ada sedikit tips untuk bypass proxy dengan menggunakan tor. Biasanya proxy di implementasikan dengan application proxy maupun transparent proxy. Bedanya, jika application proxy kita diharuskan memasukan informasi proxy secara manual setiap kali ingin browsing, misalnya dengan setting proxy di internet connection IE. Jika yang digunakan transparent proxy, maka user tidak perlu tahu alamat IP proxy namun cukup browsing dan nanti sisanya network yang akan mengarahkan pada proxy. Kedua jenis proxy ini bisa di-bypass dengan TOR.

Untuk kasus transparent proxy umumnya tidak butuh tambahan konfigurasi apapun, cukup download tor dan install serta jalankan tor-nya. Kemudian tinggal set proxy di browser sesuai dengan konfigurasi TOR (biasanya dibuka port 8118 oleh privoxy). Jika yang digunakan adalah application proxy, maka bisa tambahkan konfigurasi berikut ini pada file torrc:

ReachableDirAddresses *:80, *:443
ReachableORAddresses *:80, *:443
HttpProxy ip_proxy:port_proxy
HttpsProxy ip_proxy:port_proxy
KeepalivePeriod 30

Untuk IRC Client bisa menggunakan SOCKS Proxy dan langsung berhubungan dengan TOR, defaultnya di port 9050. Namun sayang sekali DALNET melakukan banyak AKILL pada network TOR, tapi untuk koneksi ke network lain tidak ada masalah, terutama private server.

FYI, jaringan IP internal Telkomsel maupun Indosat masih bisa di-bypass dengan TOR, dan mungkin perusahaan-perusahaan besar lainnya juga masih bisa, tergantung system adminnya juga :). TOR sendiri walaupun sudah sangat populer, namun tidak banyak sistem administrator yang memperhatikan mekanisme untuk blocking-nya. So, jangan heran jika banyak engineer yang doyan kerja malam sambil download besar-besaran dengan memanfaatkan bandwidth sebesar itu, akibatnya tagihan bandwidth perusahaan terbuang percuma.

November 14, 2007

Fenomena Backtrack

Filed under: Tips 'n Trick, Tools Review, Underground — Cyberheb @ 10:00 am

Backtrack…distro yang sangat populer dikalangan pecinta dunia security, distro ini juga termasuk favorite dikalangan underground untuk digunakan dalam berbagai kesempatan. Pertanyaannya, kenapa?apa keistimewaannya?

Saat awal-awal muncul distro linux yang mengkhususkan diri sebagai distro untuk proses hacking / pen-test, menurut opini saya secara pribadi security auditor lah yang paling 'pas'. Satu hal yang paling dominan adalah kemampuan security auditor untuk portable, portable dalam hal pengenalan hardware dan portable sebagai distro untuk proses pengembangan (misal: build package). Walaupun saat itu ada beberapa jenis distro untuk lingkungan security, diantaranya whax dan phlak. Banyak yang menyukai whax karena menyediakan tools-tools yang lebih menarik.

(more…)

October 29, 2007

[PHP] Image Photo Gallery

Filed under: Code Exploration, Programming, Tips 'n Trick — Cyberheb @ 11:49 pm

Ipen wrote tutorial about how-to create Image Photo Gallery using PHP on forum Kecoak Elektronik Indonesia, check his code and tutorial here.

October 22, 2007

[tips n trick] ReadOnly environment variable bypass

Filed under: Tips 'n Trick, Underground — staff @ 6:34 pm

Someone /at/ k-elektronik gives simple method to bypass restricted readonly environment variables on target machine. He gives simple case where an admin could restrict the access to HISTFILE. Here’s the simple PoC to bypass the restriction:

——- Cut here ———-

[~]$ cat /etc/profile|grep readonly
readonly -a HISTFILE
readonly HISTFILESIZE
readonly HISTSIZE
readonly HISTIGNORE
readonly PATH
readonly bash

[ ~]$ echo $HISTFILE
/home/audit/user.history
[~]$ unset HISTFILE
-bash: unset: HISTFILE: cannot unset: readonly variable
[~]$ sh
sh-3.1$ echo $HISTFILE
/home/audit/user.history
sh-3.1$ unset HISTFILE
sh-3.1$ echo $HISTFILE

sh-3.1$ echo bypassed
bypassed
sh-3.1$

——- Cut here ———-

The other trick could be login into the server without invoking tty, login without invoking tty also wouldn’t logged in utmp, wtmp, lastlog, and also bypass the restriction on /etc/profile. Here’s how to login into system without invoking the tty:

$ ssh -T -l <user> <IP> “/bin/sh -i”

Taken from: http://kecoak-elektronik.net/forum/viewtopic.php?t=1006

October 8, 2007

Tor (The Onion Routing)

Filed under: Journal, Tips 'n Trick, Tools Review — Cyberheb @ 8:26 pm

Hi newbies, saya akan coba untuk menjelaskan secara ringkas namun (hopefully) jelas mengenai tor, tools anonymity yang saat ini sudah mulai banyak digunakan baik oleh publik ataupun private party. Segala hal tentang tor bisa kalian peroleh dari internet, termasuk dari situs resmi nya yang menyediakan informasi lebih akurat mengenai tor, apa yang saya jelaskan disini hanyalah ringkasan dari cukup banyak official article mengenai tor.

Tor dapat kalian donwload dari situs resmi nya di sini. Saat ini aplikasi tor tidak berdiri sendiri, namun sudah di bungkus dengan beberapa aplikasi tambahan, dan salah satu bundle aplikasi yang paling populer adalah vidalia. Bagi para pengguna M$ Windows dan Mac OSX dapat langsung mencoba paket vidalia tersebut yang inti nya terdiri dari tor dan privoxy (proxy server), sedangkan untuk pengguna linux diberikan source nya untuk compile dan build sendiri.

Awal kemunculan tor adalah untuk memfasilitasi user-user awam yang hendak berselancar di internet agar identitas serta tingkah laku nya tidak dapat di analisis. Banyak pihak yang menginginkan hasil analisis tersebut, diantara nya adalah perusahaan dan pemerintah. Jika kita mau care sedikit, maka hampir semua website yang kita kunjungi memiliki hubungan dengan Google, hampir di setiap website ada google-analytics. Fasilitas ini digunakan oleh google untuk berbagai keperluan diantara nya statistic tingkah laku pengguna internet selama berselancar, sehingga dapat di hitung statistic nya mengenai jenis website apa saja yang dikunjungi oleh user, informasi apa saja yang dibutuhkan oleh user dengan kriteria tertentu (anak-anak, remaja, dewasa, dll), kata kunci apa saja yang sering digunakan oleh user tersebut, dimana alamat email nya, forum apa saja yang sering di ikuti, dll. Inilah yang dimaksud dengan traffic analysis, hal ini bisa dilakukan salah satu nya adalah karena user umum nya menggunakan alamat IP yang bersifat statis, sehingga lebih mudah untuk dianalisis gerak-gerik nya selama berselancar di internet. Belum lagi adanya aktivitas sniffing oleh pihak-pihak tertentu (government, criminal) di jalur-jalur yang kita lewati saat berhubungan dengan internet. Untuk itulah kita membutuhkan suatu anonimitas saat berhubungan dengan internet, dengan menggunakan informasi source IP yang tidak statis (dinamis) paling tidak akan mengurangi dampak dari traffic analysis tersebut, inilah salah satu tujuan dari tor.

Aplikasi untuk menjaga anonimitas di internet saat ini ada banyak, namun umum nya bersifat centralized, dimana kita menggunakan fasilitas yang disediakan oleh pihak lain untuk berselancar di internet. Dengan adanya fasilitas ini maka lokasi asli kita akan disembunyikan, yaitu dengan menyembunyikan alamat source IP. Aplikasi yang paling umum adalah dengan menggunakan proxy, berikut ilustrasi saat menggunakan proxy:

Proxy Anonymity

Teori mudah nya, kita menghubungi mesin lain yang kemudian akan menjadi jembatan untuk mencapai server tujuan. Dengan begitu, maka pada log server tujuan hanya tercatat pengakses berasal dari mesin yang menjadi jembatan tersebut. Inilah yang disebut dengan anonymous proxy. Anonymous proxy ada banyak jenis nya, bahkan ada yang menggunakan beberapa server sehingga dapat mengakomodasikan pengguna nya untuk terus bergonta-ganti IP Address selama berada di internet

Tipe anonymous proxy dengan centralized tersebut memiliki kelemahan, yaitu data kita sebagai pengguna proxy tersebut akan tercatat pada mesin proxy, sehingga keberadaan kita tetap dapat di trace terutama apabila pihak yang menginginkan log nya berasal dari pihak kuat seperti government.

Untuk tehnik anonymitas yang lebih kuat, dibutuhkan suatu mekanisme untuk enkripsi data yang kita kirimkan ke internet dengan sifat mix atau tersebar. Dengan metode ini, maka jika data kita dapat di crack pada suatu titik tetap tidak bisa didapatkan data yang utuh karena untuk mendapatkan keseluruhan data tersebut membutuhkan seluruh titik sebagai pembuka kunci nya. Berikut ini ilustrasi dari metode enkripsi yang memanfaatkan beberapa titik sebagai kunci nya:

Basic Schaum

Schaum Encrypt

Schaum Decrypt

Pada gambar-gambar diatas, kita dapat melihat metode standar dari enkripsi schaum. Pada ilustrasi tersebut, setiap message akan melewati 3 buah mesin pemegang kunci, dan setiap message melewati satu mesin akan langsung di enkripsi oleh mesin tersebut. Dengan metode ini maka dibutuhkan 3 buah mesin untuk membuka message tersebut, sehingga apabila hanya satu buah mesin di kuasai…message tidak dapat di decrypt. Tor menggunakan pendekatan semacam ini untuk metode enkripsi nya

Anonymous proxy yang bersifat centralized memiliki kelemahan apabila server proxy nya dipaksa untuk membuka log siapa saja yang mengakses proxy tersebut, maka keberadaan pengguna dapat diketahui. Sehingga di butuhkan metode dimana data dari user melewati server-server yang juga bersifat anonymous, sehingga tidak ada yang tahu data user melewati titik mana saja.

Pendekatan enkripsi schaum secara tradisional juga memakan resource yang cukup besar, karena si penyedia teknologi anonymitas harus memiliki cukup banyak mesin untuk enkripsi data, disamping itu jika pihak penyedia teknologi ini juga dipaksa untuk memperlihatkan log dari seluruh sistem milik nya, maka anonymitas kita dapat segera dibongkar. Untuk inilah, design tor dibuat dengan mengandalkan sumbangan/kontribusi dari pihak-pihak di seluruh dunia untuk menyediakan mesin-mesin yang dapat dijadikan batu loncatan oleh pengguna tor sebelum mencapai server tujuan nya. Namun jika hal ini diimplementasikan tanpa menggunakan enkripsi akan percuma, sebab setiap mesin yang dijadikan batu loncatan dapat membaca data user tersebut. Untuk itulah tor menggunakan pendekatan metode schaum diatas untuk enkripsi data nya. Sehingga mesin-mesin di tengah arena loncatan tor menuju server tujuan tidak dapat membaca isi data user pengguna tor, bahkan mesin-mesin yang disebut virtual circuit itu tidak dapat mengetahui data user melewati mesin mana saja. Inilah salah satu keunggulan tor, memanfaatkan mesin-mesin kontribusi masyarakat seluruh dunia, dan tidak ada yang mengetahui jalur mana saja yang dilewati oleh data user tersebut selain user pengguna tor itu sendiri.

Pada praktek nya, saat awal proses inisialisasi maka tor client akan mendownload informasi seluruh mesin-mesin yang terdaftar pada jaringan tor dari suatu directory server. Kita dapat ikut menentukan direktori server tersebut, namun secara default directory server tor akan diambil dari moria2 dan tor26. Direktory server tersebut akan memberikan list mesin-mesin mana saja dalam jaringan tor yang dapat digunakan sebagai virtual circuit, dan mesin-mesin mana saja yang bersedia menjadi tor-exit-node, yaitu titik keluar pada jaringan tor yang berhubungan langsung dengan server tujuan. Berikut ini ilustrasi dari perjalanan paket dari tor client hingga server target yang hendak di tuju:

vc1

vc2

vc3

tor-exit

Dari ilustrasi diatas, kita dapat melihat proses tor saat membentuk virtual circuit saat inisialisasi awal. Setelah tor mendapatkan informasi server mana saja yang tergabung dalam tor network dari directory server, maka tor akan menggunakan suatu algoritma tertentu untuk memilih server-server mana saja yang dapat dijadikan virtual circuit. Pada gambar pertama, tor telah memilih virtual circuit pertama dan melakukan inisialisasi enkripsi dengan mesin tersebut, setelah virtual circuit pertama terbentuk maka tor akan menggunakan VC1 tersebut untuk mencari VC2 (Virtual Circuit ke-2). Setelah menentukan VC2 maka tor akan melewatkan data melalui VC1 untuk tukar menukar informasi mengenai enkripsi yang digunakan dengan VC2, setelah circuit terbentuk maka tor akan mencari VC3 melalui VC1 & VC2. Dan setelah semua virtual circuit terbentuk (umum nya 3), maka tor akan meng-informasikan user bahwa virtual circuit telah terbentuk dan tor siap untuk melewatkan data ke tujuan

Data user (misal: aplikasi http dari web browser) akan melewati VC1+VC2+VC3 sebelum mencapai server yang dituju, misal nya Google. Dan setiap melewati Virtual Circuit data akan di enkripsi dengan kunci yang berbeda-beda, sehingga apabila salah satu VC di crack tidak bisa membaca data tersebut, bahkan si penyedia Virtual Circuit tidak dapat membaca data yang lewat. Setelah mencapai Virtual Circuit terakhir (biasa disebut tor-exit-node), maka data akan dikembalikan dalam bentuk awal nya untuk kemudian di kirimkan ke server tujuan. Sehingga komunikasi antara tor-exit-node dengan server tujuan dalam bentun tidak terenkripsi. Di sinilah letak kelemahan tor.

Secara default, aplikasi vidalia akan instal tor plus privoxy (proxy server). Tor sendiri akan membuka port client (default) di port 9050 dengan tipe socks proxy, dan port 9051 sebagai control port untuk kebutuhan tor itu sendiri. Dari sudut pandang client, port 9050 tor dapat dimanfaatkan apabila aplikasi client bisa berkomunikasi dengan tipe socks proxy, namun tidak semua aplikasi dapat berkomunikasi dengan socks proxy sehingga tidak dapat memanfaatkan jalur tor. Untuk itulah digunakan privoxy, privoxy akan menjadi jembatan dalam mesin localhost miliki kita (dengan asumsi, tor tidak di relay) untuk menerima request dari port http untuk kemudian diteruskan melalui port socks. Jadi pada aplikasi internet milik kita (seperti web browser), cukup arahkan ke port privoxy (localhost:TCP:8118) dan kemudian data akan di jembatani oleh privoxy menuju (localhost:SOCKS:9050) dimana tor sudah menunggu.

Tor memiliki file konfigurasi yang biasa disebut torrc, untuk yang menggunakan vidalia dapat langsung menunjuk lokasi konfigurasi tor:

torrc-vidalia

Umum nya tor dapat langsung bekerja dengan baik tanpa perlu kutak-katik file konfigurasi nya, namun jika kita menginginkan kemampuan lebih dari tor tersebut maka kita harus membaca secara menyeluruh isi file konfigurasi (umum nya sudah termasuk dalam paket tor), pada file konfigurasi juga terdapat comment yang akan membantu kita dalam melakukan proses konfigurasi tor. Banyak hal yang dapat di customize melalui file konfigurasi ini, seperti pemilihan tor-exit-node agar sesuai dengan kehendak kita, pemilihan virtual circuit, time-out untuk berganti-ganti virtual circuit, konfigurasi tor sebagai server, dll. Bisa kalian baca sendiri secara jelas pada konfigurasi nya.

Tor juga menyediakan berbagai level LOG untuk proses troubleshooting, melalui LOG ini jugalah kita dapat melihat bagaimana tor bekerja. Berikut ini contoh LOG pada salah satu sesi tor milik saya:

Sep 20 23:04:27.670 [notice] Tor 0.1.2.15 opening log file.
Sep 20 23:04:27.670 [info] or_state_load(): Loaded state from “/Users/cyberheb/tor/state”
Sep 20 23:04:27.673 [info] crypto_seed_rng(): Seeding RNG from “/dev/urandom”
Sep 20 23:04:28.286 [info] router_load_routers_from_string(): 759 elements to add
Sep 20 23:04:28.634 [info] router_load_routers_from_string(): 461 elements to add
Sep 20 23:04:28.858 [info] router_set_networkstatus(): Setting networkstatus cached from directory server “lefkada” at 140.247.60.64:80 (published 2007-09-20 17:41:46)
Sep 20 23:04:28.858 [info] networkstatus_list_update_recent(): Networkstatus from directory server “lefkada” at 140.247.60.64:80 (published 2007-09-20 17:41:46) is now “recent”
Sep 20 23:04:28.882 [info] router_set_networkstatus(): Setting networkstatus cached from directory server “moria2″ at 128.31.0.34:9032 (published 2007-09-20 17:41:31)
Sep 20 23:04:28.882 [info] networkstatus_list_update_recent(): Networkstatus from directory server “moria2″ at 128.31.0.34:9032 (published 2007-09-20 17:41:31) is now “recent”
Sep 20 23:04:28.908 [info] router_set_networkstatus(): Setting networkstatus cached from directory server “dizum” at 194.109.206.212:80 (published 2007-09-20 17:41:31)
Sep 20 23:04:28.908 [info] networkstatus_list_update_recent(): Networkstatus from directory server “dizum” at 194.109.206.212:80 (published 2007-09-20 17:41:31) is now “recent”
Sep 20 23:04:28.933 [info] router_set_networkstatus(): Setting networkstatus cached from directory server “tor26″ at 86.59.21.38:80 (published 2007-09-20 17:43:07)
Sep 20 23:04:28.933 [info] networkstatus_list_update_recent(): Networkstatus from directory server “tor26″ at 86.59.21.38:80 (published 2007-09-20 17:43:07) is now “recent”
Sep 20 23:04:28.958 [info] router_set_networkstatus(): Setting networkstatus cached from directory server “moria1″ at 128.31.0.34:9031 (published 2007-09-20 04:14:58)
Sep 20 23:04:28.958 [info] routerstatus_list_update_from_networkstatus(): Rebuilding router status list.
Sep 20 23:04:28.994 [info] entry_guards_compute_status(): Summary: Entry ‘h762626′ is reachable, usable and live.
Sep 20 23:04:28.994 [info] entry_guards_compute_status(): Summary: Entry ‘confector’ is reachable, usable and live.
Sep 20 23:04:28.994 [warn] Please upgrade! This version of Tor (0.1.2.15) is obsolete, according to 3/3 version-listing network statuses. Versions recommended by at least 1 authority are: 0.1.2.17, 0.2.0.6-alpha
Sep 20 23:04:28.999 [notice] We now have enough directory information to build circuits.
Sep 20 23:04:29.008 [info] circuit_predict_and_launch_new(): Have 0 clean circs (0 internal), need another exit circ.
Sep 20 23:04:29.009 [info] choose_good_exit_server_general(): Found 604 servers that might support 0/0 pending connections.
Sep 20 23:04:29.009 [warn] You specified a server “aquatorius” by name, but this name is not registered, so it could be used by any server, not just the one you meant. To make sure you get the same server in the future, refer to it by key, as “$5BC3A14A5536392B16E0596710DE03173D70656A”.
Sep 20 23:04:29.009 [info] choose_good_exit_server_general(): Chose exit server ‘aquatorius’
Sep 20 23:04:29.009 [info] add_an_entry_guard(): Chose ‘piktor’ as new entry guard.
Sep 20 23:04:29.009 [info] log_entry_guards(): h762626 (up made-contact),confector (up made-contact),piktor (up never-contacted)
Sep 20 23:04:29.011 [info] or_state_save(): Saved state to “/Users/cyberheb/tor/state”
Sep 20 23:04:30.011 [info] circuit_predict_and_launch_new(): Have 1 clean circs (0 internal), need another exit circ.
Sep 20 23:04:30.012 [info] choose_good_exit_server_general(): Found 604 servers that might support 0/0 pending connections.
Sep 20 23:04:30.012 [info] choose_good_exit_server_general(): Chose exit server ‘aquatorius’
Sep 20 23:04:31.013 [info] circuit_predict_and_launch_new(): Have 2 clean circs (0 uptime-internal, 0 internal), need another hidserv circ.
Sep 20 23:04:31.461 [info] circuit_send_next_onion_skin(): First hop: finished sending CREATE_FAST cell to ‘piktor’
Sep 20 23:04:31.461 [info] circuit_send_next_onion_skin(): First hop: finished sending CREATE_FAST cell to ‘piktor’
Sep 20 23:04:31.824 [info] circuit_send_next_onion_skin(): First hop: finished sending CREATE_FAST cell to ‘h762626′
Sep 20 23:04:32.020 [info] circuit_predict_and_launch_new(): Have 3 clean circs (1 uptime-internal, 1 internal), need another hidserv circ.
Sep 20 23:04:32.152 [info] circuit_finish_handshake(): Finished building fast circuit hop:
Sep 20 23:04:32.152 [info] exit circ (length 3, exit aquatorius): $8CFD0BC987576D41E52DE858246CF5C6B8BE63D1(open) $E0FC602A1B38969173D11591E40AA94A83975049(closed) $5BC3A14A5536392B16E0596710DE03173D70656A(closed)
Sep 20 23:04:32.160 [info] circuit_finish_handshake(): Finished building fast circuit hop:
Sep 20 23:04:32.160 [info] internal (high-uptime) circ (length 3, exit liquitor): $8CFD0BC987576D41E52DE858246CF5C6B8BE63D1(open) $1C342C43A509749B4C580B78E4318F9BC6EA0E3A(closed) liquitor(closed)
Sep 20 23:04:32.283 [info] circuit_finish_handshake(): Finished building fast circuit hop:
Sep 20 23:04:32.283 [info] exit circ (length 3, exit aquatorius): $3D58B7D5E3C2A011DA7B391B87FCC9BDFBC08F66(open) $40014353EEBC98977A99427242666B439EE7E375(closed) $5BC3A14A5536392B16E0596710DE03173D70656A(closed)
Sep 20 23:04:33.039 [info] circuit_finish_handshake(): Finished building circuit hop:
Sep 20 23:04:33.039 [info] exit circ (length 3, exit aquatorius): $8CFD0BC987576D41E52DE858246CF5C6B8BE63D1(open) $E0FC602A1B38969173D11591E40AA94A83975049(open) $5BC3A14A5536392B16E0596710DE03173D70656A(closed)
Sep 20 23:04:33.527 [info] circuit_finish_handshake(): Finished building circuit hop:
Sep 20 23:04:33.527 [info] internal (high-uptime) circ (length 3, exit liquitor): $8CFD0BC987576D41E52DE858246CF5C6B8BE63D1(open) $1C342C43A509749B4C580B78E4318F9BC6EA0E3A(open) liquitor(closed)
Sep 20 23:04:34.211 [info] circuit_send_next_onion_skin(): First hop: finished sending CREATE_FAST cell to ‘confector’
Sep 20 23:04:34.375 [info] circuit_finish_handshake(): Finished building circuit hop:
Sep 20 23:04:34.375 [info] exit circ (length 3, exit aquatorius): $8CFD0BC987576D41E52DE858246CF5C6B8BE63D1(open) $E0FC602A1B38969173D11591E40AA94A83975049(open) $5BC3A14A5536392B16E0596710DE03173D70656A(open)
Sep 20 23:04:34.375 [info] circuit_send_next_onion_skin(): circuit built!
Sep 20 23:04:34.375 [notice] Tor has successfully opened a circuit. Looks like client functionality is working.
Sep 20 23:04:35.053 [info] circuit_finish_handshake(): Finished building circuit hop:
Sep 20 23:04:35.053 [info] internal (high-uptime) circ (length 3, exit liquitor): $8CFD0BC987576D41E52DE858246CF5C6B8BE63D1(open) $1C342C43A509749B4C580B78E4318F9BC6EA0E3A(open) liquitor(open)
Sep 20 23:04:35.053 [info] circuit_send_next_onion_skin(): circuit built!

Dari cuplikan log, kita dapat meng-analisis apabila terdapat kesalahan konfigurasi dan melakukan troubleshooting berdasarkan error yang didapatkan. Dari cuplikan log tersebut juga lah kita dapat melihat secara langsung apa yang terjadi pada tor.

Sep 20 23:04:27.670 [notice] Tor 0.1.2.15 opening log file.
Sep 20 23:04:27.670 [info] or_state_load(): Loaded state from “/Users/cyberheb/tor/state”
Sep 20 23:04:27.673 [info] crypto_seed_rng(): Seeding RNG from “/dev/urandom”
Sep 20 23:04:28.286 [info] router_load_routers_from_string(): 759 elements to add
Sep 20 23:04:28.634 [info] router_load_routers_from_string(): 461 elements to add

Cuplikan LOG diatas memperlihatkan bahwa tor memiliki kemampuan untuk menyimpan informasi-informasi sebelum nya pada local disk, informasi tersebut berupa server-server yang didapatkan dari direktori server untuk membangun virtual circuit. Informasi ini disimpan sesaat sebelum tor mengakhiri proses nya, dan akan di load saat tor akan memulai kembali servis nya, dengan kemampuan ini maka proses loading tor akan lebih cepat.

Sep 20 23:04:28.858 [info] router_set_networkstatus(): Setting networkstatus cached from directory server “lefkada” at 140.247.60.64:80 (published 2007-09-20 17:41:46)
Sep 20 23:04:28.858 [info] networkstatus_list_update_recent(): Networkstatus from directory server “lefkada” at 140.247.60.64:80 (published 2007-09-20 17:41:46) is now “recent”
Sep 20 23:04:28.882 [info] router_set_networkstatus(): Setting networkstatus cached from directory server “moria2″ at 128.31.0.34:9032 (published 2007-09-20 17:41:31)
Sep 20 23:04:28.882 [info] networkstatus_list_update_recent(): Networkstatus from directory server “moria2″ at 128.31.0.34:9032 (published 2007-09-20 17:41:31) is now “recent”
Sep 20 23:04:28.908 [info] router_set_networkstatus(): Setting networkstatus cached from directory server “dizum” at 194.109.206.212:80 (published 2007-09-20 17:41:31)
Sep 20 23:04:28.908 [info] networkstatus_list_update_recent(): Networkstatus from directory server “dizum” at 194.109.206.212:80 (published 2007-09-20 17:41:31) is now “recent”
Sep 20 23:04:28.933 [info] router_set_networkstatus(): Setting networkstatus cached from directory server “tor26″ at 86.59.21.38:80 (published 2007-09-20 17:43:07)
Sep 20 23:04:28.933 [info] networkstatus_list_update_recent(): Networkstatus from directory server “tor26″ at 86.59.21.38:80 (published 2007-09-20 17:43:07) is now “recent”
Sep 20 23:04:28.958 [info] router_set_networkstatus(): Setting networkstatus cached from directory server “moria1″ at 128.31.0.34:9031 (published 2007-09-20 04:14:58)
Sep 20 23:04:28.958 [info] routerstatus_list_update_from_networkstatus(): Rebuilding router status list.

Pada bagian diatas, Tor mulai mencari direktory server untuk menerima informasi mengenai server-server yang terdaftar pada jaringan tor untuk kemudian dibangun virtual circuit nya

Sep 20 23:04:28.994 [info] entry_guards_compute_status(): Summary: Entry ‘h762626′ is reachable, usable and live.
Sep 20 23:04:28.994 [info] entry_guards_compute_status(): Summary: Entry ‘confector’ is reachable, usable and live.
Sep 20 23:04:28.994 [warn] Please upgrade! This version of Tor (0.1.2.15) is obsolete, according to 3/3 version-listing network statuses. Versions recommended by at least 1 authority are: 0.1.2.17, 0.2.0.6-alpha
Sep 20 23:04:28.999 [notice] We now have enough directory information to build circuits.
Sep 20 23:04:29.008 [info] circuit_predict_and_launch_new(): Have 0 clean circs (0 internal), need another exit circ.
Sep 20 23:04:29.009 [info] choose_good_exit_server_general(): Found 604 servers that might support 0/0 pending connections.
Sep 20 23:04:29.009 [warn] You specified a server “aquatorius” by name, but this name is not registered, so it could be used by any server, not just the one you meant. To make sure you get the same server in the future, refer to it by key, as “$5BC3A14A5536392B16E0596710DE03173D70656A”.
Sep 20 23:04:29.009 [info] choose_good_exit_server_general(): Chose exit server ‘aquatorius’
Sep 20 23:04:29.009 [info] add_an_entry_guard(): Chose ‘piktor’ as new entry guard.
Sep 20 23:04:29.009 [info] log_entry_guards(): h762626 (up made-contact),confector (up made-contact),piktor (up never-contacted)
Sep 20 23:04:29.011 [info] or_state_save(): Saved state to “/Users/cyberheb/tor/state”
Sep 20 23:04:30.011 [info] circuit_predict_and_launch_new(): Have 1 clean circs (0 internal), need another exit circ.
Sep 20 23:04:30.012 [info] choose_good_exit_server_general(): Found 604 servers that might support 0/0 pending connections.
Sep 20 23:04:30.012 [info] choose_good_exit_server_general(): Chose exit server ‘aquatorius’
Sep 20 23:04:31.013 [info] circuit_predict_and_launch_new(): Have 2 clean circs (0 uptime-internal, 0 internal), need another hidserv circ.
Sep 20 23:04:31.461 [info] circuit_send_next_onion_skin(): First hop: finished sending CREATE_FAST cell to ‘piktor’
Sep 20 23:04:31.461 [info] circuit_send_next_onion_skin(): First hop: finished sending CREATE_FAST cell to ‘piktor’
Sep 20 23:04:31.824 [info] circuit_send_next_onion_skin(): First hop: finished sending CREATE_FAST cell to ‘h762626′
Sep 20 23:04:32.020 [info] circuit_predict_and_launch_new(): Have 3 clean circs (1 uptime-internal, 1 internal), need another hidserv circ.
Sep 20 23:04:32.152 [info] circuit_finish_handshake(): Finished building fast circuit hop:

LOG diatas memperlihatkan proses tor memilih virtual circuit yang akan digunakan, ada beberapa yang gagal namun akan dicoba kembali hingga akhir nya berhasil dibuat virtual circuit. Nanti nya, virtual-virtual circuit tersebut akan digunakan untuk melewatkan data dari user hingga ke server tujuan.

Tor juga sering digunakan untuk bypass proxy, atau tunneling. Namun bukan berarti tor tidak dapat di blok, jika kita melihat struktur proses kerja tor diatas, maka untuk administrator dapat melakukan blocking pada direktori server yang digunakan oleh tor (default: moria dan tor26), sehingga pengguna tor tidak dapat mengakses jaringan tor. Terlepas dari apakah bisa di blok atau tidak, tor tetap tools anonymity yang kuat untuk saat ini. Design nya yang dari publik untuk publik merupakan letak kekuatan tor, walaupun design tor-exit-node nya bisa menjadi kelemahan, namun hal tersebut bisa diminimalisasi dengan menggunakan servis yang memanfaatkan enkripsi (mis: SSL) untuk proses authentifikasi, sehingga perjalanan data dari awal hingga akhir selalu terenkripsi. Bagi para pengguna Linux dapat menikmati torK, dengan torK maka segalanya yang berhubungan dengan tor akan semakin mudah dan serba GUI. torK juga akan mempermudah kita melakukan berbagai macam koneksi seperti SSH, telnet, IRC via tor.

Selamat mencoba, untuk hal-hal yang kurang jelas dan ingin didiskusikan kita kembalikan ke media forum ;). Semoga bermanfaat.

October 1, 2007

Eno7’s WebTools

Filed under: News, Tips 'n Trick, Tools Review, Websecurity — Cyberheb @ 5:22 am

Saya sering bermain-main dengan online tools yang disediakan oleh Eno7, tools-tools tersebut sangat berguna dalam hal websecurity, untuk yang biasa bermain di websecurity bisa mencoba tools online yang disediakan oleh mereka. Berikut macam-macam tools nya:

1. MD5 Hash Generator
2. Online Security Scan
3. Character Encoding
4. Meta Tag Generator
5. HTML Kod Encryption and HTML Kod Decryption
6. XSS Attack Database
7. Site Explorer Spider
8. Top Viruses Map
9. Password Generator
10. Whois Check
11. All Encryptions

Haph phun ;).

September 27, 2007

A r00t shell in iPhone

Filed under: Eksploit, News, Tips 'n Trick — Cyberheb @ 12:02 pm

HDM mulai melakukan eksplorasi terhadap iPhone, dia berhasil mendapatkan shell (reverse-shell dan bind-shell) pada iPhone via payload (dummy shell) yang merupakan hasil generate dari MSF 3. Check his (cute) start-up technique to explore the iPhone (include some intresting information regarding the iPhone) on metasploit blog.

Blog By You-Know-What